InfoUmat — Sebagai umat Islam sangatlah penting mengetahui Asmaul Husna berserta artinya, di mana terdapat 99 nama dengan makna yang sangat baik untuk dijadikan pengiring tatkala berdoa sehari-hari, dengan tujuan agar doa kita dikabulkan oleh sang pemilik nama, Allah SWT. Asmaul Husna merupakan nama-nama Allah SWT yang indah serta baik. Ada99 nama Allah yang masing-masingnya memiliki arti. Asmaul husna adalah nama-nama baik yang dimiliki Allah SWT. NKRIKUCOM - Asmaul Husna adalah nama-nama baik yang dimiliki Allah SWT. Berdasarkan Al-Qur'an, Asmaul Husna berjumlah 99 nama. Masing-masing dari Asmaul Husna memiliki makna tersendiri. Meski demikian, tidak ada satupun manusia yang mengetahui secara pasti berapa jumlah Asmaul Husna. Hal ini seperti tertuang dalam Al-Qur'an surat Thaha ayat 6 yang artinya sebagai berikut. "Tidak ada Allahmengenalkan diri kepada hamba-Nya melalui Asmaul Husna, nama yang juga menunjukkan sifat dan kekuasaan Allah SWT. Hal ini tergambar dalam firman Allah di surah Al-A'raf ayat 180: Penyebutan nama Al-Ghaffar ini dinyatakan sebanyak lima kali dalam Al-Quran, salah satunya dalam surah Nuh ayat 10: Allah adalah Al Hasib, Allah yang Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Al-asmaa-al-husna atau asmaul husna adalah nama-nama Allah yang baik, para ulama menetapkan jumlah-nya 99 buah ASMAUL HUSNA adalahnama-nama yang dikenakan kepada Allah ﷻ secara langsung atau tidak langsung dalam Al-Quran dan Al-Hadits. Asmaul Husnaa artinya nama-nama terbaik atau terindah. الأسماء/ Asmaa– artinya nama/ penyebutan. Dan الحسنى/ Al-Husnaa artinya baik atau indah. Jadi asmaul husna adalah nama, gelar, pujian, pemuliaan atribut kesempurnaan dan keagungan Allah. Penyebutan atau penulisan yang lebih tepat adalah الأسماء الحسنى/ Al-asmaa- al-husnaa atau أسماء الله الحسنى/ Asmaa Allah al-Husnaa. Syeikh Wahbah Az-Zuhayli dalam Tafsir Al-Munir menjelaskan, Al-Asmaa merupakan bentuk jamak dari ism اسم, yaitu sesuatu yang menunjukkan pada sebuah dzat. Atau setiap lafal yang dibentuk untuk menunjukkan sebuah makna jika ia tidak bersifat musytaq pecahan dari kalimat lain. Kalau bersifat musytaq, ia adalah sifat. Al-Husna merupakan bentuk muannats dari al-ahsan الأحسن. Artinya, yang terbaik. Dengan demikian, al asmaa- al-husna adalah nama-nama Allah yang baik. Dalam Ensiklopedi Islam Indonesia terbitan IAIN Syarif Hidayatullah disebutkan bahwa para ulama menetapkan jumlah Al Asmaa- Al-Husna ada 99 buah. Penetapan itu mereka dasarkan pada sebuah hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Sebagian besar dari 99 nama itu adalah nama-nama yang dikenakan kepada Allah secara langsung dalam Al-Quran dan Al-Hadits. Sebagian lagi dirumuskan dari perbuatan’ Allah yang diuraikan dalam Al-Quran. Jadi al asmaa- al-husna memberikan gambaran tentang banyak aspek kesempurnaan hakikat sifat dan perbuatan Allah. Dalam Tafsir Al-Azhar, Buya Hamka menjelaskan, “Nama adalah perkataan yang menunjukkan sesuatu dzat atau menunjukkan dzat dan sifat. Allah mempunyai nama-nama dan semua nama itu adalah nama yang baik. Serulah Dia dengan nama-namaNya yang semuanya baik itu.” Ibnu Katsir menjelaskan, Al Asmaaul Husnaa tidak hanya terbatas 99 nama. Dari Abdullah Ibnu Mas’ud ra, dari Rasulullah ﷺ telah bersabda “Tidak sekali-kali seseorang tertimpa kesusahan, tidak pula kese­dihan, lalu ia mengucapkan doa berikut” “مَا أَصَابَ أَحَدًا قَطُّ هَمٌّ وَلَا حُزْنٌ فَقَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكِ، ابْنُ أَمَتِكِ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَعْلَمْتَهُ أَحَدًا مَنْ خَلْقِكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ صَدْرِي، وَجِلَاءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي، إِلَّا أَذْهَبَ اللَّهُ هَمَّهُ وَحُزْنَهُ وَأَبْدَلَهُ مَكَانَهُ فَرَحًا”. فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَفَلَا نَتَعَلَّمُهَا؟ فَقَالَ “بَلَى، يَنْبَغِي لِكُلٍّ مِنْ سَمِعَهَا أَنْ يَتَعَلَّمَهَا”. “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hambamu, anak hamba, dan amat hamba perempuan-Mu, ubun-ubun rohku berada di dalam genggaman kekuasaan-Mu, aku berada di dalam keputusan-Mu, keadilan belakalah yang Engkau tetapkan atas diriku. Aku memohonkan kepada Engkau dengan menyebut semua nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan dengannya diri-Mu, atau yang Engkau turunkan di dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu, atau Engkau menyimpannya di dalam ilmu gaib di sisi-Mu, jadikanlah Al-Qur’an yang agung sebagai penghibur kalbuku,-cahaya dadaku, pelenyap dukaku, dan penghapus kesusahanku,” melainkan Allah menghapuskan darinya kesedihan dan kesusahannya, dan menggantikannya dengan kegembiraan. Ketika ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kami boleh mempelajarinya?” Rasulullah ﷺ menjawab Benar, dianjurkan bagi setiap orang yang mendengarnya asmaul husna mempelajarinya.” Nama Allah Allah ﷻ sendiri yang menamakan diri-Nya dan itu termaktub dalam kitab-kitab-Nya atau melalui lisan RosulNya. Allah ﷻ memuji diriNya sendiri dalam القرآن yang Mulia. ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ “Dialah Allah, tidak ada ilaah yang berhak disembah melainkan Dia. Dia mempunyai ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ/ Al Asmaa Al-Husna nama-nama yang baik.” QSThoha 8 Dalam القرآن/ Al-Quran istilah Asmaul Husnaa disebut empat kali. Yaitu dalam وَلِلَّهِ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ فَٱدْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا۟ ٱلَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِىٓ أَسْمَٰٓئِهِۦ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ “Hanya milik Allah ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ/ Al Asmaa Al Husnaa, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaa Al-Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam menyebut nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” QS Al-A’raf 180 قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱللَّهَ أَوِ ٱدْعُوا۟ ٱلرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَّا تَدْعُوا۟ فَلَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَٱبْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا “Katakanlah Serulah Allah atau serulah ٱلرَّحْمَٰنَ/ Ar-Rohmaan.” QS Al-Isra’110 Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai Al Asmaa Al Husnaa. Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam sholatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu’. هُوَ ٱللَّهُ ٱلْخَٰلِقُ ٱلْبَارِئُ ٱلْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ “Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Al Asmaa Al Husnaa. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” QS Al-Hasyr 24 اَللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ‌ؕ لَـهُ الۡاَسۡمَآءُ الۡحُسۡنٰى “Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik.” QS Thoha 8. Asmaul Husna dalam hadits إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا ، مِائَةً إِلا وَاحِدَةً ، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ “Sesunguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia masuk surga.” HR. Bukhorii, Muslim, dan Ahmad, Keterangan Syekh Abdul Aziz bin Baz mengenai makna hadits Makna dari menjaga’ adalah dengan menghafalnya, merenungkan maknanya, dan mengamalkan kandungan maknanya… mengingat adanya kebaikan yang banyak dan ilmu yang bermanfaat dalam mengamalkan kandungan makna asmaul husna tersebut. Karena mengamalkannya merupakan sebab kebaikan bagi hati, kesempurnaan takut kepada Allah ﷻ dan menunaikan hak-Nya. عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ لِلَّهِ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ اسْمًا، مَنْ حَفِظَهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَإِنَّ اللهَ وِتْرٌ، يُحِبُّ الْوِتْرَ» “Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Nabi bersabda “Allah memiliki 99 nama, siapa yang menjaganya akan masuk surga. Allah itu ganjil esa, dan menyukai bilangan yang ganjil.” HR Al-Bukhari dan Muslim Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya, “Allah ﷻ memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Dan dia yang menghafal semuanya dengan iman akan masuk surga.” Menghitung sesuatu berarti mengetahuinya dengan keimanan penuh. Menurut sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud, beberapa nama Allah ﷻ disembunyikan dari manusia. Ibnul Qoyim mengatakan dalam Syifa-ul Alil Hal. 472, Sabda Nabi ﷺ “Sesunguhnya Allah memiliki 99 nama” tidaklah meniadakan bahwa Allah memiliki nama-nama yang lain. Sebagaimana ada orang mengatakan, “Fulan memiliki 100 budak untuk dijual dan 100 budak untuk pasukan perang.” Pendapat ini adalah pendapat mayoritas ulama. Tidak sebagaimana pendapat Ibnu Hazm, yang beranggapan bahwa nama-nama Allah hanya terbatas 99 saja. Al-Qowaydul Mutsla, Hal. 13 – 14. Lebih dari nama Allah tercantum dalam doa جَوْشَنُ ٱلْكَبِير/ Jawsyan Al Kabiir. Dalam tasawuf dikenal istilah yang menyatakan bahwa 99 nama Allah menunjuk ke الاسْمُ لْأَعْظَم/ Al Ismu Al Azhom – Nama Yang Maha Agung dan Tertinggi. Nama Allah tidak terbatas dengan bilangan tertentu Berdasarkan sabda Nabi ﷺ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ “Aku meminta kepada-Mu dengan perantara semua nama-Mu, yang Engkau gunakan untuk menamakan diri-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang diantara makhluk-Mu, atau yang Engkau simpan dalam sebagai rahasia di sisi-Mu.” HR. Ahmad, Ibn Hibban, dan dishohihkan Syua’aib Al-Arnauth. Ibn Arobi 26 Juli 1165 – 16 November 1240 tidak menafsirkan nama-nama Allah sebagai sebutan belaka. Tetapi sebagai atribut aktual yang memisahkan alam semesta, baik dalam bentuk yang diciptakan maupun yang mungkin. Dengan nama nama ini, sifat-sifat ilahi diungkapkan agar manusia, yang potensi ilahinya tersembunyi, dapat belajar menjadi cerminan dari nama-nama tersebut. Namun, refleksi seperti itu terbatas; atribut ilahi tidak sama dengan esensi ilahi dari nama-nama. Nama Allah yang digunakan manusia Orang Arab sejak dulu terbiasa menggunakan nama Allah sebagai nama mereka. Tetapi nama Allah ditambahkan di depannya dengan kata عَبْدُ/ Abdul. Biasanya nama ini untuk laki-laki. Pencantuman kata Abdul ini untuk menghormati kesucian nama-nama Allah. Sedangkan manusia adalah makhluk yang terbatas dan hina. Dua bagian nama yang diawali dengan Abdul dapat ditulis secara terpisah seperti pada contoh sebelumnya atau digabungkan menjadi satu dalam bentuk transliterasi. Dalam kasus seperti itu, vokal yang ditranskripsikan setelah Abdu sering ditulis sebagai u ketika dua kata ditranskripsi menjadi satu misalnya, عَبْدُ لْرَّحْمَان/ Abdur Rohmaan, Abdul Aziz, Abdul Jabbar atau bahkan Abdullah عَبْدُ ٱللّٰه Hamba Allah’. Quran ayat 326 dikutip sebagai bukti terhadap keabsahan penggunaan nama-nama Ilahi untuk orang, dengan contoh Mālik ul-Mulk مَـٰلِكُ لْمُلْكُ Penguasa’ atau Pemilik semua Kedaulatan’ قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ “Katakanlah “Wahai Allah Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” QS Ali Imran 26 Keutamaan Asmaul Husnaa Secara umum, Asmaul Husnaa memiliki banyak keutamaan yang luar biasa. Mulai dari terkabulnya doa yang menggunakan Asmaul Husnaa hingga pahala surga bagi yang mengamalkannya. 1. Terkabulnya doa Syeikh Wahbah Az Zuhayli dalam kitab Fiqih Islam wa Adillatuhu menjelaskan seorang hamba mesti berdoa kepada Allah dengan nama-nama-Nya dan tidak boleh menyeru Allah kecuali dengan nama-nama-Nya yang baik. Berdoa dengan menyebut Asmaul Husnaa baik secara keseluruhan atau sesuai dengan konteks doanya, Allah akan mengabulkan doa tersebut. وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا “Hanya milik Allah Asmaul Husnaa, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husnaa itu…” QS Al-A’raf 180 2. Sunnah mempelajarinya Dalam Tafsir Al-Qur-anil Azhim, Ibnu Katsir mengetengahkan hadits tentang doa dengan Asmaul Husnaa. Lalu seorang sahabat bertanya “Wahai Rosulullah, apakah kami boleh mempelajarinya?” Rosulullah ﷺ lantas bersabda بَلَى يَنْبَغِى لِمَنْ سَمِعَهَا أَنْ يَتَعَلَّمَهَا Benar, dianjurkan bagi setiap orang yang mendengarnya asmaul husna mempelajarinya. HR. Ahmad 3. Masuk surga Siapa yang menghafal dan merenungi 99 Asmaul Husnaa, ia akan masuk surga. Sebagaimana sabda Rosulullah ﷺ إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمَا مِائَةً إِلاَّ وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Siapa yang menghafalnya ia akan masuk surga.” HR. Bukhori dan Muslim Syaikh Wahbah Az Zuhaili kemudian menjelaskan, pengertian ah-shoohaa أحصاها adalah menghitung, menghafal dan merenungi maknanya.*/ Haryono dari berbagai sumber Asmaul husna berasal dari kata bahasa arab yakni Al-Asmaa yang berarti nama-nama. Ada beberapa nama Allah SWT dengan tambahan al-Husna yang bermakna baik atau indah. Sedangkan menurut istilah, asmaul husna bermakna nama-nama yang indah bagi Allah SWT. Asmaul Husna hanya layak dimiliki oleh Allah SWT atas kebesaran dan keagungan-Nya. Asmaul husna memiliki sifat yang sempurna, sedangkan nama-nama baik bagi manusia terdapat banyak kelemahan. Di dalam kitab asbabunnuzul dijelaskan tentang turunnya nama-nama Allah, yakni ketika Rasulullah melakukan shalat di Mekah dan berdoa dengan mengucapkan, "Ya Rahman, Ya Rahim". Kemudian ucapan Rasulullah saat menyebut Asmaul Husna tersebut didengar sebagian kaum musyrik dan mereka berkata, "Perhatikan orang yang murtad dari agamanya, dia melarang kita menyeru dua Tuhan dan ia sendiri menyeru dua Tuhan." Atas kejadian tersebut maka turunlah Surat Al-Isra110 yang berbunyi قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا ArtinyaKatakanlah "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu". Berdasarkan surat tersebut, kaum musyrikin mengira bahwa Rasulullah SAW menyebut nama Allah dan Ar-Rahman karena pengetahuan mereka sebatas memahami bahwa di daerah Yamamah ada orang yang bernama Rahman. Dengan turunnya ayat tersebut, secara langsung mematahkan dugaan kaum musyrikin. Selanjutnya, Allah SWT berfirman وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ Artinya "Hanya milik Allah Asmaul Husna maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam nama-nama Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan". Al-A’raf180. Berikut keajaiban nama Allah SWT dalam 99 Asmaul Husna Ar Rahman Yang Maha Pengasih Ar Rahiim Yang Maha Penyayang Al Malik Yang Maha Merajai Al Quddus Yang Maha Suci As Salaam Yang Maha Memberi Kesejahteraan Al Mu'min Yang Maha Memberi Keamanan Al Muhaimin Yang Maha Mengatur Al 'Aziiz Yang Maha Perkasa Al Jabbar Yang Memiliki Kegagahan Al Mutakabbir Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran Al Khalik Yang Maha Pencipta Al Baari' Yang Maha Melepaskan Al Mushawwir Yang Maha Membentuk Rupa Al Ghaffaar Yang Maha Pengampun Al Qahhaar Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu Al Wahhaab Yang Maha Pemberi Karunia Ar Razzaaq Yang Maha Pemberi Rezeki Al Fattaah Yang Maha Pembuka Rahmat Al 'Aliim Yang Maha Mengetahui Al Qaabidh Yang Maha Menyempitkan Al Baasith Yang Maha Melapangkan Al Khaafidh Yang Maha Merendahkan Ar Raafi' Yang Maha Meninggikan Al Mu'izz Yang Maha Memuliakan Al Mudzil Yang Maha Menghinakan Al Samii' Yang Maha Mendengar Al Bashiir Yang Maha Melihat Al Hakam Yang Maha Menetapkan Al 'Adl Yang Maha Adil Al Lathiif Yang Maha Lembut Al Khabiir Yang Maha Mengenal Al Haliim Yang Maha Penyantun Al 'Azhiim Yang Maha Agung Al Ghafuur Yang Maha Memberi Pengampunan As Syakuur Yang Maha Pembalas Budi Al 'Aliy Yang Maha Tinggi Al Kabiir Yang Maha Besar Al Hafizh Yang Maha Memelihara Al Muqiit Yang Maha Pemberi Kecukupan Al Hasiib Yang Maha Membuat Perhitungan Al Jaliil Yang Maha Luhur Al Kariim Yang Maha Pemurah Ar Raqiib Yang Maha Mengawasi Al Mujiib Yang Maha Mengabulkan Al Waasi' Yang Maha Luas Al Hakim Yang Maha Bijaksana Al Waduud Yang Maha Mengasihi Al Majiid Yang Maha Mulia Al Baa'its Yang Maha Membangkitkan As Syahiid Yang Maha Menyaksikan Al Haqq Yang Maha Benar Al Wakiil Yang Maha Memelihara Al Qawiyyu Yang Maha Kuat Al Matiin Yang Maha Kukuh Al Waliyy Yang Maha Melindungi Al Hamiid Yang Maha Terpuji Al Muhshii Yang Maha Mengalkulasi Al Mubdi' Yang Maha Memulai Al Mu'iid Yang Maha Mengembalikan Kehidupan Al Muhyii Yang Maha Menghidupkan Al Mumiitu Yang Maha Mematikan Al Hayyu Yang Maha Hidup Al Qayyuum Yang Maha Mandiri Al Waajid Yang Maha Penemu Al Maajid Yang Maha Mulia Al Wahid Yang Maha Tunggal Al Ahad Yang Maha Esa As Shamad Yang Maha Dibutuhkan Al Qaadir Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan Al Muqtadir Yang Maha Berkuasa Al Muqaddim Yang Maha Mendahulukan Al Mu'akkhir Yang Maha Mengakhirkan Al Awwal Yang Maha Awal Al Aakhir Yang Maha Akhir Az Zhaahir Yang Maha Nyata Al Baathin Yang Maha Ghaib Al Waali Yang Maha Memerintah Al Muta'aalii Yang Maha Tinggi Al Barru Yang Maha Penderma At Tawwaab Yang Maha Penerima Taubat Al Muntaqim Yang Maha Pemberi Balasan Al Afuww Yang Maha Pemaaf Ar Ra'uuf Yang Maha Pengasuh Malikul Mulk Yang Maha Penguasa Kerajaan Dzul Jalaali WalIkraam Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan Al Muqsith Yang Maha Pemberi Keadilan Al Jamii' Yang Maha Mengumpulkan Al Ghaniyy Yang Maha Kaya Al Mughnii Yang Maha Pemberi Kekayaan Al Maani Yang Maha Mencegah Ad Dhaar Yang Maha Penimpa Kemudharatan An Nafii' Yang Maha Memberi Manfaat An Nuur Yang Maha Bercahaya Al Haadii Yang Maha Pemberi Petunjuk Badii' Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya Al Baaqii Yang Maha Kekal Al Waarits Yang Maha Pewaris Ar Rasyiid Yang Maha Pandai As Shabuur Yang Maha Sabar Tujuan Penyebutan Nama Nama Allah Melalui Asmaul Husna Adalah from Lebih Dekat Asmaul HusnaBagi umat Muslim, Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang paling indah dan mulia. Sebagai umat Muslim, kita seharusnya mengenal Asmaul Husna dengan baik. Asmaul Husna terdiri dari 99 nama-nama Allah yang memiliki arti dan makna yang mendalam. Setiap nama Allah dalam Asmaul Husna memiliki kelebihan dan keutamaan Penyebutan Nama-Nama Allah Melalui Asmaul HusnaPenyebutan nama-nama Allah melalui Asmaul Husna memiliki tujuan utama untuk mengenal Allah lebih dekat lagi. Dalam setiap nama Allah dalam Asmaul Husna, terdapat kebesaran, kekuasaan, dan keindahan yang hanya dimiliki oleh Allah. Penyebutan nama-nama Allah melalui Asmaul Husna mengajarkan kita untuk selalu mengingat Allah dan menyebut nama-Nya dalam setiap Hati dan JiwaPenyebutan nama-nama Allah melalui Asmaul Husna juga memiliki manfaat untuk menyembuhkan hati dan jiwa. Setiap nama Allah dalam Asmaul Husna memiliki pengaruh yang positif untuk hati dan jiwa. Contohnya, penyebutan nama Allah Al-Muhaymin yang memiliki arti sebagai pengatur dan pelindung, dapat memberikan ketenangan dan keamanan dalam hati dan jiwa Keimanan dan KetaqwaanPenyebutan nama-nama Allah melalui Asmaul Husna juga dapat menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah. Dalam setiap nama Allah dalam Asmaul Husna, terdapat kebesaran, kekuasaan, dan keindahan yang hanya dimiliki oleh Allah. Dengan mengenal dan menyebut nama-Nya, kita akan semakin mengagungkan dan menghormati Allah sebagai Tuhan yang Maha dari Dosa dan KesalahanPenyebutan nama-nama Allah melalui Asmaul Husna juga dapat menjauhkan kita dari dosa dan kesalahan. Dalam setiap nama Allah dalam Asmaul Husna, terdapat keutamaan dan sifat-sifat yang baik. Dengan mengenal dan menyebut nama-Nya, kita akan semakin memahami sifat-sifat yang baik dan berusaha untuk menghindari sifat-sifat yang Hubungan dengan SesamaPenyebutan nama-nama Allah melalui Asmaul Husna juga dapat mengharmoniskan hubungan kita dengan sesama. Dalam setiap nama Allah dalam Asmaul Husna, terdapat sifat-sifat yang baik seperti kasih sayang, kebijaksanaan, dan kebaikan hati. Dengan mengenal dan menyebut nama-Nya, kita akan semakin memahami sifat-sifat yang baik dan berusaha untuk mengaplikasikannya dalam hubungan kita dengan nama-nama Allah melalui Asmaul Husna memiliki banyak manfaat dan tujuan. Melalui Asmaul Husna, kita dapat mengenal Allah lebih dekat lagi, menyembuhkan hati dan jiwa, menambah keimanan dan ketaqwaan, menjauhkan dari dosa dan kesalahan, serta mengharmoniskan hubungan dengan sesama. Sebagai umat Muslim, mari kita selalu mengenal, menghormati, dan menyebut nama-Nya dalam setiap kesempatan. Jakarta - Sebagai umat Islam, kaum Muslim wajib mengetahui Asmaul Husna. Jika menilik arti Asmaul Husna secara bahasa, berarti 'nama-nama yang indah dan baik'. Maksudnya ialah nama-nama yang menjelaskan sifat-sifat Allah SWT yang indah lagi baik. Nama-nama indah dan baik Allah SWT atau Asmaul Husna ini tercantum di dalam kitab suci umat Islam, Al-Qur'an. 32 Contoh Caption Malam Minggu yang Keren dan Penuh Makna 5 Contoh Pidato Bahasa Jawa, Singkat dan Menarik Disampaikan 32 Contoh Gombalan Lucu, Bikin Pacarmu Tertawa dan Bahagia Jumlah nama-nama indah lagi baik Allah SWT atau Asmaul Husna tersebut ada 99. Sebenarnya, nama-nama baik Allah SWT memiliki jauh lebih banyak, namun jumlah yang paling masyhur adalah 99. Seperti yang terdapat dalam hadis Bukhari dan Muslim "Allah mempunyai 99 nama, seratus kurang satu, barangsiapa yang memahaminya akan masuk surga." HR Bukhari dan Muslim. Nama-nama ini tidak hanya menunjukkan keindahan, namun juga mewakili keagungan serta kesempurnaan-Nya. Terkait Asmaul Husna, Allah SWT berfirman sebagai berikut "Tidak ada Tuhan Melainkan Allah. Dialah Allah yang memiliki asmaul husna nama-nama yang terbaik." QS. Thaha ayat 8. Setiap Asmaul Husna memiliki arti dan makna tersendiri yang tentunya sangat baik. 99 nama Allah SWT ini memiliki berbagai keutamaan saat kamu memahaminya. Itulah mengapa, menghafalkan dan memahami makna Asmaul Husna menjadi satu di antara hal yang sangat penting. Bagi kamu yang ingin menghafalkan dan memahami Asmaul Husna, bisa menyimak daftar di bawah ini. Dengan begitu, kamu juga akan mendapatkan manfaat dari Asmaul Husna tersebut. Berikut ini pengertian Asmaul Husna, manfaat, dan 99 nama Allah SWT yang perlu diketahui, seperti disadur dari Liputan6, Senin 22/3/2021.Manfaat Menghafalkan dan Memahami Asmaul Husna1. Manfaat Menghafalkan dan Memahami Asmaul Husna Takut Kepada Allah SWT Hal ini disampaikan Allah SWT melalui firman-Nya dalam surat Ali Imran ayat 191 "Allaziina yazkurunallaaha qiyaamaw wa qu'udaw wa 'alaa junubihim wa yatafakkaruna fii khalqis-samaawaati wal-ard, rabbanaa maa khalaqta haazaa baatilaa, sub-haanaka fa qinaa 'azaaban-naar." Artinya "yaitu orang-orang yang mengingat Allah SWT sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." Mendapatkan Ketenangan Hati Orang-orang yang mengingat Allah SWT atau melalukan zikir menyebut asma Allah SWT, maka akan mendapatkan ketenangan hati. Dalam surat Ar Rad ayat 28, Allah SWT berfirman "Allaziina aamanu wa tatma'innu qulubuhum bizikrillaah, alaa bizikrillaahi tatma'innul-qulub." Artinya "yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah SWT, hati menjadi tenteram." Hidup untuk Beribadah Dengan membaca Asmaul Husna setiap hari, seseorang menjadi selalu ingat atas kekuasaan Allah SWT. Dalam Al-Qur'an surat Thaha ayat 14, Allah SWT berfirman "Innanii anallaahu laa ilaaha illaa ana fa'budnii wa aqimis-salaata lizikrii." Artinya "Sesungguhnya Aku ini adalah Allah SWT, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku." Dari ayat tersebut Allah SWT memperingatkan umat-Nya untuk senantiasa mengingat dan menyembah-Nya. Seorang Muslim yang benar-benar mengikuti perintah-Nya, hidupnya akan selalu beribadah dan mencari keridaan Allah Islam. Photo on Pixabay2. 99 Asmaul Husna dan Artinya Berikut ini nama-nama Asmaul Husna beserta artinya yang dianjurkan untuk dihafal dan dipahami bagi setiap muslim Ar Rahman Yang Maha Pengasih Ar Rahiim Yang Maha Penyayang Al Malik Yang Maha Merajai Al Quddus Yang Maha Suci As Salaam Yang Maha Memberi Kesejahteraan Al Mu'min Yang Maha Memberi Keamanan Al Muhaimin Yang Maha Mengatur Al 'Aziiz Yang Maha Perkasa Al Jabbar Yang Memiliki mutlak Kegagahan Al Mutakabbir Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran Al Khalik Yang Maha Pencipta Al Baari' Yang Maha Melepaskan membuat, membentuk, menyeimbangkan Al Mushawwir Yang Maha Membentuk Rupa makhluk-Nya Al Ghaffaar Yang Maha Pengampun Al Qahhaar Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu Al Wahhaab Yang Maha Pemberi Karunia Ar Razzaaq Yang Maha Pemberi Rezeki Al Fattaah Yang Maha Pembuka Rahmat Al 'Aliim Yang Maha Mengetahui Al Qaabidh Yang Maha Menyempitkan Al Baasith Yang Maha Melapangkan Al Khaafidh Yang Maha Merendahkan Ar Raafi' Yang Maha Meninggikan Al Mu'izz Yang Maha Memuliakan Al Mudzil Yang Maha Menghinakan Al Samii' Yang Maha Mendengar Al Bashiir Yang Maha Melihat Al Hakam Yang Maha Menetapkan Al 'Adl Yang Maha Adil Al Lathiif Yang Maha Lembut Al Khabiir Yang Maha Mengenal Al Haliim Yang Maha Penyantun Al 'Azhiim Yang Maha Agung Al Ghafuur Yang Maha Memberi Pengampunan As Syakuur Yang Maha Pembalas Budi Al 'Aliy Yang Maha Tinggi Al Kabiir Yang Maha Besar Al Hafizh Yang Maha Memelihara Al Muqiit Yang Maha Pemberi Kecukupan Al Hasiib Yang Maha Membuat Perhitungan Al Jaliil Yang Maha Luhur Al Kariim Yang Maha Pemurah Ar Raqiib Yang Maha Mengawasi Al Mujiib Yang Maha Mengabulkan Al Waasi' Yang Maha Luas Al Hakim Yang Maha Bijaksana Al Waduud Yang Maha Mengasihi Al Majiid Yang Maha Mulia Al Baa'its Yang Maha Membangkitkan As Syahiid Yang Maha Menyaksikan Al Haqq Yang Maha Benar Al Wakiil Yang Maha Memelihara Al Qawiyyu Yang Maha Kuat Al Matiin Yang Maha Kukuh Al Waliyy Yang Maha Melindungi Al Hamiid Yang Maha Terpuji Al Muhshii Yang Maha Mengalkulasi Al Mubdi' Yang Maha Memulai Al Mu'iid Yang Maha Mengembalikan Kehidupan Al Muhyii Yang Maha Menghidupkan Al Mumiitu Yang Maha Mematikan Al Hayyu Yang Maha Hidup Al Qayyuum Yang Maha Mandiri Al Waajid Yang Maha Penemu Al Maajid Yang Maha Mulia Al Wahid Yang Maha Tunggal Al Ahad Yang Maha Esa As Shamad Yang Maha Dibutuhkan Al Qaadir Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan Al Muqtadir Yang Maha Berkuasa Al Muqaddim Yang Maha Mendahulukan Al Mu'akkhir Yang Maha Mengakhirkan Al Awwal Yang Maha Awal Al Aakhir Yang Maha Akhir Az Zhaahir Yang Maha Nyata Al Baathin Yang Maha Ghaib Al Waali Yang Maha Memerintah Al Muta'aalii Yang Maha Tinggi Al Barru Yang Maha Penderma Maha Pemberi Kebajikan At Tawwaab Yang Maha Penerima Taubat Al Muntaqim Yang Maha Pemberi Balasan Al Afuww Yang Maha Pemaaf Ar Ra'uuf Yang Maha Pengasuh Malikul Mulk Yang Maha Penguasa Kerajaan Dzul Jalaali Wal-Ikraam Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan Al Muqsith Yang Maha Pemberi Keadilan Al Jamii' Yang Maha Mengumpulkan Al Ghaniyy Yang Maha Kaya Al Mughnii Yang Maha Pemberi Kekayaan Al Maani Yang Maha Mencegah Ad Dhaar Yang Maha Penimpa Kemudharatan An Nafii' Yang Maha Memberi Manfaat An Nuur Yang Maha Bercahaya Al Haadii Yang Maha Pemberi Petunjuk Al Badii' Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya Al Baaqii Yang Maha Kekal Al Waarits Yang Maha Pewaris Ar Rasyiid Yang Maha Pandai As Shabuur Yang Maha Sabar Disadur dari Penulis Husnul Abdi, Editor Fadila Adelin. Published 20/8/2020.Berita Video Melihat Launching Logo Resmi Piala Dunia 2022 di Berbagai Belahan Dunia

tujuan penyebutan nama nama allah melalui asmaul husna adalah